alihkan bahasa sesukamu!!

Jumat, 20 Juli 2012

1 RAMADHAN 2012 RESMI DISAHKAN SABTU 21 JULI

Menteri Agama Suryadharma Ali menyayangkan masih adanya perbedaan dalam penetapan awal Ramadan 1433 Hijriah. Menurut dia, puasa Ramadan merupakan ibadah kolektif yang melibatkan masyarakat banyak, dapat ditentukan satu waktu.

"Dari tahun ke tahun ada perbedaan. Ini sebetulnya memalukan. Islam memang tidak menutup perbedaan tapi lebih mengutamakan kebersamaan," kata Suryadharma Ali di kantor Kemenag, Kamis malam, 19 Juli 2012.Ke depan, Suryadharma berharap semua ormas Islam dapat memberikan mandat kepada pemerintah untuk mempersatukan perbedaan-perbedaan. Salah satunya perbedaan terkait penentuan awal Ramadan dan Hari Raya Islam. "Ibadah puasa ini adalah ibadah kolektif. Karenanya sangat bijak kalau perbedaan itu kemudian dipersatukan oleh pemerintah," ujarnya.
Pemerintah sendiri melalui sidang isbath menetapkan bahwa awal Ramadan jatuh pada Sabtu besok, 21 Juli 2012. Penetapan itu berdasarkan laporan rukyah yang dilakukan seluruh kantor wilayah Kemenag di tingkat kabupaten/kota. Penetapan itu juga melibatkan ormas Islam dan para ahli. Mereka melaporkan tidak ada satupun yang melihat hilal.Sebelumnya dua ormas Islam, yakni Muhammadiyah dan Front Pembela Islam menyatakan awal Ramadan jatuh pada Jumat esok hari. Untuk Muhammadiyah, penetapan itu berdasarkan hisab, sementara FPI berkeyakinan telah melihat hilal di Cakung selama empat menit pada pukul 17.53 WIB.(sur)

Jumat, 13 Juli 2012

PERHELATAN WALIKOTA BATU BERIKUTNYA MULAI HANGAT


”Saya sesuaikan dengan KTP saja, jadi tidak pakai gelar,” kata Suhadi, saat menyerahkan kekurangan berkas dan penyempurnaan berkas pendaftaran pencalonan di kantor KPU Kota Batu, sore kemarin.
Suhadi yang berpasangan dengan Suyitno itu mengatakan, penghapusan titel itu dilakukan sebagaimana hasil konsultasi dengan petugas KPU. Karena berdasarkan petunjuk yang ada, dia harus memilih salah satunya. Sementara, jika memilih menggunakan gelar, dia harus mengubah KTP. ”Dulu waktu mengurus KTP, sebenarnya gelar sudah saya cantumkan. Tapi, tidak muncul. Nggak papalah, sekarang tidak pakai gelar,” ucap wakil ketua DPRD Kota Batu itu.
penyempurnaan pasangan Dino (Suhadi-Suyitno) itu, diikuti sejumlah pengurus partai Golkar dan partai koalisi beserta tim suksesnya. Selain melakukan pengubahan pada daftar pencalonan dirinya, Suhadi juga menyerahkan laporan harta kekayaan. Hanya saja, berapa besar harta kekayaan yang dilaporkan tidak diketahui pasti. ”Yang ngurusi anak-anak. Coba tanyakan saja ke KPU jumlahnya,” ujar Suhadi sambil tersenyum.