alihkan bahasa sesukamu!!

Sabtu, 08 Mei 2021

STAF DPRD KABUPATEN MALANG YANG TETAP GIGIH AJARKAN ALQURAN


 Malang - Bagi sebagian besar anak motor atau komunitas motor mungkin mengenal sosok pegawai satu ini. Mansur Awaludin yang meniti profesi di Pendopo Kabupaten Malang tersebut sejak 2012 silam tetap menjalankan hobinya berorganisasi dan uniknya masih sempat membantu orang tuanya me gajarkan ilmu baca Alquran baik di Madrasah yang di DIRIKAN orang tuanya dan terkadang pengajaran secara privat.

"Sejak sekolah SMP saya memang terbiasa membantu orang tua berdakwah di kampung untuk ajarkan ilmu saya yang minim tenta g bagaimana mengenali Alquran minimal mengajarkan bacanya", ujar bapak 2 anak ini. 1/4.

Moment ramadhan tahun 2021 ini menurut mansur memang bulan istimewa, sebagai pegawai yang tentunya sibuk terutama menjadi tim protokoler pimpinan di DPRD baginya urusan amal atau agama tetap jadi hal yang tetap harus dilaksanakan. Karena dengan kita istiqomah memberikan apa yang bisa kita berikan untuk sebagian amal ilmu kita yang sedikit itu diharapkan jadi bagian dari perjuangan kita untuk agama. 

" Sesibuk apapun jangan lupakan kebiasaan kebiasaan melaksanakan dakwah, sejak saya dulu di dunia media hingga dunia pemerintahan saya berupaya tetap bisa melancarkan hobi dan Amal agar hidup lebih indah", ungkapnya saat ditemui di acara amal gempa di Malang selatan beberapa waktu lalu. 

"Meskipun kesibukan menjadi staf di DPRD kami tetap mempertahankan hobi saya touring, mengajar ngaji bahkan kalau ada undangan untuk beberapa acara musik usik religi seperti undangan menyanyi lagu gambus", tutup nya. 


Liputan : Jhony 

Foto : Tsalasa



Selasa, 03 November 2020

PULUHAN WARGA JATIM MENDAPAT ANUGERAH KEHORMATAN KERATON SURAKARTA HADININGRAT

 

Malang fajarpost.blogspot.com 








-  Puluhan Masyarakat jawa timur menerima Kekancingan atau Penganugerahan Gelar Keraton Surakarta Hadiningrat  yang berlangsung di Hotel Megawati Malang. Jumat Siang (30/10).


" Ini merupakan kegiatan yang sangat mendukung pelestarian budaya dan menjaga kesadaran bela negara dalam menjaga keutuhan NKRI", ungkap Letjend (purn) Umar Abdul Azis. 


Adapun yang mendapat kekancingan atau penganugerahan kehormatan tersebut berjumlah 92 orang, 80% berasal dari malang raya,  yang 20% berasal dari daerah lain seperti beberapa orang dari Probolinggo, 5 orang dari surabaya, 3 orang dari Sidoarjo, dan 5 orang dari gresik daratan,  dan 1 orang dari pulau Bawean.


Selepas pemberian kekancingan atau penganugerahan kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, juga dilakukan Pengukuhan Pengurus Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat untuk wilayah Malang Raya.


Adalah KRT. Muhammad Nuh Setyonagoro,  SH., MH. yang menerima amanah menjadi Pangarsa (Ketua) LDA Malang Raya, dan Letjen TNI (Pur) KRAT H. Umar Abdul Aziz Reksodiningrat,  S. Sos, SH, M. Hum. ditunjuk sebagai Paranpara (Penasehat).

 

Adapun pesan dari GRA Wandasari adalah, " Dengan menerima gelar ini maka wajib bagi kita menjaga budaya nusantara di Jawa, saya mewakili Keraton Surakarta Hadiningrat menitipkan agar budaya jawa untuk di uri-uri", katanya. 


Penyerahan itu secara langsung di berikan oleh keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Gusti Raden Ayu Wandansari yang akrab dengan panggilan Gusti Mung. Sedangkan yang mengalungkan pita kehormatan adalah Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi. Juga tidak ketinggalan penasehat budaya keraton yaitu Letjen TNI (Pur) KRAT H. Umar Abdul Aziz Reksodiningrat,  S. Sos, SH, M. Hum. dan beberapa profesor dari lembaga akademis. 


" Adalah hukumnya wajib kita menguri-uri budaya Nusantara khususnya Jawa, tidak ada hanya itu kita harus menggali potensi sejarah dan situs sejarah, untuk dijaga dan dilestarikan, guna diwariskan anak cucu ", jelas Nuh selaku Ketua LDA Malang Raya.


Pada giat tersebut juga hadir para keluarga keraton dan tamu undang baik dari Forkopimda se-Malang Raya dan undangan dari berbagai kota. (John)