alihkan bahasa sesukamu!!

Rabu, 05 Oktober 2011

PENGALIHAN ISU ATAS NAZZARUDIN


JAKARTA (fajarpost):
Ngototnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk Pemeriksaan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR adalah upaya pengalihan isu kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin yang diduga kuat menerima suap dalam proyek pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan.
Pernyataan tersebut dikemukakan anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, saat menjadi pembicara dalam diskusi publik bertahuk 'Seriuskah KPK Mengungkap Kasus Century dan Banggar DPR?', Minggu (2/10) di Jakarta.
Bambang menilai, sejumlah nama penting diduga kuat ikut terlibat dalam kasus Nazaruddin. Sayangnya, ujar Bambang, KPK hingga saat ini belum mengarahkan pemeriksaannya kepada mereka yang sempat disebut-sebut oleh Nazaruddin.
"Padahal pemeriksaan terhadap nama-nama yang disebut oleh Nazaruddin penting untuk menuntaskan kasus Nazaruddin. Seharusnya KPK mulai diperiksa nama-nama tersebut dan didalami kasusnya," ujarnya menambahkan.

PDAM SEDOT WILAYAH LAIN


fajarpost-malang
Guna mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga Kabupaten Malang, PDAM Kabupaten terpaksa harus membeli air bersih dari Kota Batu. Air bersih tersebut diambil dari sumber air Cinde di Kecamatan Bumiaji, serta sumber air Dandang di Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Direktur Umum PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi menegaskan pembelian itu untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga yang berada di daerah pinggiran. Pemkab Malang membeli air bersih dari Kota Batu permeter kubiknya seharga Rp 45 dari dua sumber tersebut.

“Selain kita, Kota Malang juga membeli air disana seharga Rp 75 permeter kubik dari sumber air Banyubening Desa Punten,” katanya.Menurut Syamsul kerja sama ini diharapkan menjawab persoalan kebutuhan air bersih di daerah perbatasan Kota Batu untuk masyarakat tidak akan menemukan kendala lagi. Kerja sama ini akan diteken oleh masing-masing pimpinan daerah, sehingga tinggal finalisasi saja.

Sejauh ini, pelayanan SOPP itu juga bisa diakses di 258 desa, dari 378 desa dan 12 kelurahan. Untuk wilayah lainnya tentu saja menunggu pengembangan secara bertahap dari PDAM Kabupaten Malang.”Pelanggan kita totalnya 72 ribu yang tersebar di 25 unit PDAM, delapan kecamatan yang belum terlayani air minum PDAM antara lain Kecamatan Wajak, Wonosari, Sumberpucung, Kalipare,” pungkasnya.(dud/din)